Oleh2 dari Jember: Kisah Gelombang Cinta yang hilang dan Cinta Baru yang Bersemi

Posted: December 23, 2007 in Akad Nikah, Koleksi Anthurium
Tags: , , , , , , , ,

Gelombang Cinta

Setelah perjalanan jauh yang kami tempuh seharian pada hari Jumat, 21 Desember 2007 dari Jakarta-Surabaya-Malang via Porong, esok paginya kami sekeluarga menuju Jember dengan mobil, berangkat pada pukul 06:00 WIB dan tiba di tujuan pada pukul 11:00 WIB.

Kami langsung ketempat acara Siraman keponakan kami yang akan melangsungkan pernikahannya pada esok harinya. Acara siraman dilangsungkan di Mess PT Perkebunan, Jalan Gajah Mada 78 Jember, dihadiri oleh sekitar 50 orang kerabat dekat dari berbagai penjuru tanah air. Acara ini berjalan lancar sesuai adat Jawa, dimana keponakan kami mendapat siraman air kembang setaman suci dari para para sesepuh keluarga sebagai simbol pensucian diri sebelum melangsungkan akad nikah dengan gadis idamannya pada esok pagi.

Sore harinya kami mengunjungi rumah seorang kerabat di Jember yang berprofesi sebagai dokter dan sekaligus juga seorang kolektor tanaman Anthurium yang terkenal. Beliau penah memenangkan lomba tanaman hias di Jember beberapa waktu yang lalu. Kebun tanaman hias pak dokter ini sangat indah dan serasi, terletak di belakang rumah. Koleksi tanaman beliau antara lain adalah bermacam-macam Anthurium Jemani seperti Anthurium Gelombang Cinta, a. Jemani Kobra, Keris, Selendang, Anturium Bunga, Anthurium Corong dan Anthurium Kuping Gajah, Anthurium Hookery, Aglaonema, Adenium, Euphorbia, dan lain-lain.

Pak Dokter bercerita bahwa saat memenangkan lomba tanaman hias di Jember, beliau menolak tawaran untuk menjual koleksi Anthurium yang terpilih pada lomba tersebut seharga Rp 80 juta. Berita ini sempat dimuat di koran-koran lokal, dan terbaca oleh seorang kolekor lain. Koleksi tanaman indah itu akhirnya terjual dengan harga Rp 150 juta.

Saya tertarik dengan koleksi tanaman pak Dokter, sehingga akhirnya saya memutuskan membeli sebuah bibit Anturium Gelombang Cinta seharga Rp 150.000,- untuk saya bawa pulang ke Jakarta. Siapa tahu nanti setelah besar ada kolektor kaya yang mau beli seharga Rp 150 juta. Ini sebuah investasi ayng sangat menguntungkan, dengan Return-on-Investment sebesat 1000-kali dalam waktu 2-3 tahun!

Sebuah cerita yang menarik dari pak Dokter, suatu hari beliau bertemu kawan yang kelihatannya sangat serius memperhatikan tiap koleksi tanaman yang ada di sebuah Pameran Tanaman Hias. Waktu ditanya, sang kawan menjawab: “Aduh, gelombang cintaku hilang!“. Ternyata memang benar, koleksi tanaman kawan tersebut hilang 3-hari sebelum pameran. Sayang sekali, kawan tadi tidak juga bisa menemukan gelombang cintanya yang hilang dicuri orang.

Tukar Cincin

Kisah selanjutnya, hari Sabtu malam tanggal 22 Desember 2007, kami sekeluarga menghadiri acara Midodareni di rumah calon mempelai wanita. Pada acara tersebut dilakukan penyerahan Peningset bagi calon mempelai wanita, dan dilanjutkan dengan penyerahan Catur Weda, sebuah wejangan dari Ayah calon mempelai wanita kepada calon mempelai pria.

Selanjutnya para tamu-tamu wanita diperbolehkan melihat ke kamar penganten calon mempelai wanita, memasikan bahwa ia memang siap untuk dipertemukan dengan calon suaminya esok harinya.

Setelah menyantap hidangan makan malam dari tuan rumah, dan dilanjutkan dengan sedikit hiburan penyanyi solo dan volunteer, maka kami sekeluraga meninggalkan tempat acara Midodareni untuk beristirahat dan mempersiapkan acara akad nikah esok harinya.

Acara akad nikah keponakan saya, Reza dengan Rima, dilaksanakan pada hari Minggu pagi pukul 07:00 WIB di Masjid Agung Jember. Acaranya berjalan lancar, diawali dengan persiapan administrasi pernikahan, pendaftaran saksi-saksi dari masing-masing keluarga, Khutbah Nikah, kemudian dilanjutkan dengan Ijab Kabul, Ayah mempelai wanita menyerahkan tanggung jawab kehidupan lahir-bathin mempelai wanita kepada mempelai pria. Mempelai pria selanjutnya menyerahkan seperangkat alat sholat dan perhiasan sebagai mahar kepada mempelai wanita.

Keluarga Rima

Setelah pembacaan doa syukur, acara berikutnya adalah tukar-menukar pemasangan cincin di masing-masing jari mempelai wanita dan mempelai pria. Selanjutanya adalah acara foto-foto bersama antara kedua mempelai dengan keluarga kedua belah pihak. Sore harinya, pukul 17:00 WIB dilangsungkan acara adat berupa Temu antara penganten Pria dan Wanita. Malam harinya dilangsungkan acara Resepsi Pernikahan di Gedung Pertemuan PT Perkebunan Jember.

Foto Keluarga

Yang menarik dari kisah ini, adalah berseminya cinta kedua penganten. Keponakan kami Reza, kami kenal sebagai anak yang sholeh, berbakti kepada kedua orang tuanya. Ia telah lulus sebagai Sarjana Ekonomi dan telah memiliki pekerjaan tetap yang baik di Surabaya. Reza adalah anak yang pemalu, sering tidak mau diajak main keluar rumah. Ia lebih senang tinggal dirumah, dan paling-paling mau keluar main Internet dan game di Warnet.

Sewaktu adik iparnya ingin memperkenalkan Reza kepada kawannya, Reza enggan menemui. Tetapi berkat keuletan adik-adiknya, akhirnya Reza mau menemui calon isterinya Rima. Begiu melihat dan berkenalan dengan Rima, Reza jatuh hati pada Rima pada pandangan pertama. Cinta keduanya bersemi dan diakhiri ke jenjang pernikahan dalam waktu 6-bulan saja.

Kita semua mendoakan agar kedua mempelai hidup berbahagia, murah rezeki, menjadi keluarga yang sakinah, mawadah dan warohmah, serta dikaruniai anak-anak yang manis yang berbakti kepada kedua orang tuanya, serta berguna bagi bangsa dan negara. Amien ya Rabbal Alamien!

Kisah selanjutnya, hari JumatBlogged with Flock

Comments
  1. kios bunga says:

    beli lagi bunganya di sini pak😀

    Admin:

    Ibu/Bapak Yth,
    Saya sudah membawa oleh2 satu pot tanaman Gelombang Cinta dari Jember, seharga Rp. 150.000,-. Sekarang sudah agak besar.
    Tadi malam saya mengantar anak saya ke Pondok Ranji, makan di sebuah restoran, ternyata mereka juga jual Gelombang Cinta, seharga Rp 200.000,- tetapi ukurannya 2x dari yang saya beli di Jember. Kalau Bapak/Ibu jualannya di mana? Kapan2 saya akan mampir, sebab saya jatuh cinta dengan Gelombang Cinta!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s