Kota Ciamis sudah tidak perlu Minyak Tanah, karena ada Briket dari Sampah sebagai penggantinya!

Posted: December 31, 2007 in Briket Arang dari Sampah, Citra Kabinet, Pengganti Minyak Tanah
Tags: , , ,

Beberapa hari menjelang Tahun baru 1 Januari 2008, saya heran melihat deretan antrean panjang ratusan Jerrycan Plastik sepanjang Jalan Rempoa Raya, dekat rumah saya. Ketika saya tanyakan, ternyata sudah beberapa hari mereka menunggu penjualan terakhir minyak tanah, sebab ada rumour (apakah rumour atau ada pengumuman resmi?) bahwa mulai 1 Januari 2008 minyak tanah tidak lagi dijual buat masyarakat, sebab sudah ada progam penggunaan tabung gas dan kompor gas sebagai penggantinya.

Kemarin malam saat sedang menonton Siaran Berita TransTV Bandung, saya tersentak kaget melihat sebuah wawancara dengan seorang Wirausahawan di Kota Ciamis, bahwa perusahaannya sudah berhasil membangun Pabrik Pemrosesan Sampah menjadi Briket Arang sebagai pengganti Minyak Tanah seharga Rp 1.600,- per Kilogram. Produksinya cukup besar untuk memenuhi permintaan masyarakat kota Ciamis, sehingga di kota itu tidak diperlukan lagi Minyak Tanah!

Terpikir oleh saya, mengapa solusi atas berbagai permasalah di Indonesia yang direncanakan oleh Pemerintah, selalu akan membuat masyarakat makin repot atau menderita, seperti:

  • Mengganti Distribusi Minyak Tanah dengan tabung-tabung Gas Elpiji yang harganya relatif lebih mahal
  • Untuk menaggulangi kemacetan Lalulintas di kota2 besar, dan untuk mengurang Subsidi BBM, maka dilakukan langkah2 sbb:
    • Penerapan Pola 3-in-1
    • Membangun jaringan Busway di jalur jalan protokol yang membuat jalan2 pinggiran makin macet (menurut pakar, menanggulangi kemacetan dengan kemacetan)
    • Menaikkan harga BBM dengan mengubah Brand Premium 88 menjadi Premium 90 (Rp 6.250/liter)
    • Pompa Bensin Premium 88 dipindahkan ke luar kota, untuk memaksa masyarakat kota membeli bensin yang lebih mahal!

Untuk meningkatkan citra baik Kabinet Indonesia Bersatu, maka kami sarankan agar Pemerintah melakukan langkah-langkah dan himbauan kepada masyarakat , melaui Pidato Kenegaraan oleh Presiden R.I. SBY menyambut Tahun Baru 1 Januari 2008, yang antara lain menyampaikan hal-hal sbb:

  • Menunda Pengumuman Penghentian Distribusi MinyakTanah untuk memberi kesempatan kepada Masyarakat untuk mencari penggantinya yang lebih murah
  • Menghimbau pengusaha swasta/UKM di tiap kota untuk mengikuti jejak pengusaha swasta Kota Ciamis, yaitu membangun Pabrik Pemrosesan Sampah menjadi Briket Arang pengganti Minyak Tanah
  • Menunda Kenaikan Harga BBM Premium 90
  • Menghimbau kepada Perusahaan BUMN/Swasta dan Masyarakat menerapkan secara bertahap Budaya Telecommuting, atau Teleworking atau Home Working dengan memanfaatkan Jaringan Broadband 3G, 3.5G, EDGE, GPRS, CDMA-EVDO, ADSL-Speedy, dial-up Internet, dan Warnet2 yang terdekat, sehingga mengurangi kemacetan di jalan-jalan kota besar, dan mengurangi konsumsi BBM.

Effort yang dibutuhkan oleh Pemerintah untuk hal tersebut diatas adalah sangat minimal, tidak perlu ada investasi apa-apa, sebab semuanya dilakukan oleh Swasta atau Masyarakat sendiri. Keuntungannya adalah meningkatnya CITRA Kabinet Persatuan Indonesia (sebab tidak mengumumkan hal-hal yang membuat Rakyat repot atau menderita) dan tidak ada investasi apapun yang diperlukan, dan Rakyat akan menerima berita awal tahun 2008 ini dengan rasa gembira serta optimisme yang tinggi.

Khusus tentang rincian Swadaya Masyarakat dalam pembuatan Briket Arang dari Sampah, kami cuplikan berita dari koran “Tribun Jabar Online” (sekaligus mohon ijin copyright-nya). Sedangkan untuk Perubahan Budaya Telecommuting, dapat dilihat link sbb:

https://sroestam.wordpress.com/2007/12/11/per-1-jan-2008-harga-bensin-premium-naik-ke-rp6250liter-apa-tidak-ada-alternatif-lain/

———– Cuplikan Berita Tribun Jabar Online ————

GOOD CITIZEN : UJANG SOLICHIN
UJANG SULAP SAMPAH JADI BRIKET

KOPRAL Kepala (Kopka) Ujang Solichin boleh dibilang prajurit rancage (kreatif). Di sela-sela kesibukannya sebagai prajurit TNI ia mampu memanfaatkan waktunya dengan gagasan yang penuh inovatif.
Salah satu diantaranya dengan membuat arang briket berbahan baku sampah. Sampah apa saja, terutama sampah organik kering seperti daun-daun, rumput, serpihan kayu, bongol kayu, serbuk gergaji, kertas dan segala macam sampah yang bisa dibakar jadi arang dan abu. Di tangan bapak empat anak ini, arang dan abu hasil pembakaran sampah tadi dicetak jadi briket arang setelah dipress dengan mesin khusus rancangan sendiri.

Briket arang kemudian dijadikan bahan bakar kompor dengan nyala apinya tak kalah dengan nyala api kompor gas. Satu kilo arang briket buatan Ujang Solichin yang dijual seharga Rp 1.600 itu, setara dengan kekuatan 1 liter minyak tanah yang HETnya Rp 2.235/liter.

Usaha briket arang ini sudah dirintis Ujang sejak bulan Juli 2005 lalu, hanya beberapa hari setelah masyarakat Indonesia diguncang kebijakan kenaikan bahan bakar minyak (BBM) pada bulan April 2005. Saat itu harga minyak tanah melambung dari Rp 900/liter sampai jadi Rp 2.235/liter di tingkat masyarakat umum.

Dengan ide awal untuk mencari energi alternatif, Ujang kini sudah menjadi ‘jendral’ di bidang usaha pembuatan briket arang. Dan penduduk Lingkungan Pasir Angin RT 06 RW 06 Kelurahan Kertasari ini punya markas khusus di jalan raya Ciamis-Banjar Nomor Km 7 (CMS) No 341 Desa/Kecamatan Cijeungjing. Markas yang dikontraknya Rp 10 juta per tahun tersebut sekaligus merupakan kantor APABRIC (Asosiasi Pengusaha Arang Briket Ciamis) yang ketuanya Ujang Solichin sendiri.

Sebagai prajurit TNI yang suka keluyuran dari kampung ke kampung, Ujang mengaku merasakan sekali kesulitan warga akibat kenaikan BBM. Sebagai orang yang pernah mengenyam pendidikan di sekolah teknis, Ujang yang tamat dari STM Dr Sutomo Cilacap tahun 1987 ini merasa mendapat ide saat menyaksikan buruh-buruh penggergajian kayu memanfaatkan serbuk gergaji untuk bahan tungku saat memasak air maupun nasi liwet.

‘Serbuk gergaji tersebut dipadatkan dibakar dalam tungku khusus, apinya biru menyala. Saya pikir kenapa serbuk gergaji tersebut tidak dibikin briket arang saja. Saya mulai mengutak-atik di lantai II rumah saya di Pasir Angin. Akhirnya terciptalah briket arang seperti sekarang, bahan bakunya tidak hanya serbuk gergaji, tetapi dari bermacam-macam sampah,’ tutur Ujang Solichin kepada Tribun Senin (18/9).

Briket arang berbahan baku sampah buatan Ujang ini tidak menimbulkan perih asap dan tidak menyisakan limbah beracun B2 seperti halnya briket batu bara. Briket arang buatan Ujang ini bisa digunakan untuk memasak dengan memakai kompor khusus, dan juga bisa digunakan untuk bahan arang pembakar sate ‘Niat saya sekarang memproduksi briket arang ini bukan untuk menyaingi minyak tanah. Terlebih adalah untuk memanfaatkan sampah yang sekarang menumpuk di TPA Handapherang dan TPA Ciminyak. Ada 40 KK pemulung yang sudah siap dibina untuk menjadi produsen arang dari timbunan sampah di kedua TPA tersebut. Bagaimana pun juga sampah kota, kini menjadi persoalan serius, ingat saja kejadian TPA Leuwigajah atau musibah longsor TPA Bantargebang baru lalu,’ imbuhnya.
Menurut Ujang, tumpukan sampah kota yang dibuang ke TPA tersebut sebenarnya bisa digunakan dan bermanfaat. Salah satu diantaranya dibakar jadi arang dan arangnya kemudian jadi briket.

Dengan bahan baku serbuk gergaji, arang batok, limbah tapas kelapa kini Ujang memproduksi arang briket 1-2 kuintal per hari dengan mempekerjakan sembilan pemuda pengangguran dan putus sekolah.

‘Tiap orang diberi upah secara borongan Rp 300/kg briket. Seorang pekerja mampu mendapatkan upah Rp 15.000/hari, tergantung produktivitasnya,’ ujar Ujang yang melakoni usaha briket arangnya ini setelah meminjam uang dari BRI sebesar Rp 31 juta untuk membeli dan membuat berbagai mesin.

Bila usahanya berkembang, menurut Ujang, pihaknya akan bekerja sama dengan sejumlah SLB yang ada di Ciamis, merekrut pemuda cacat untuk jadi pekerja pembuatan arang briket. ‘Yang penting yang bersangkutan bisa melihat akan kami terima. Pemuda cacat kan susah masuk kerja dimana pun,’ ujarnya.

Ujang sendiri sekarang mengaku pusing karena pesanan briket arang terus mengalir. Misalnya dari Pabrik Peleburan Tima Aki di Leuwigajah sebanyak 10 ton perminggu. Dan dari Perkebunan Teh di Bandung selatan sebanyak 50 ton per bulan.

‘Sementara kami hanya mampu memproduksi briket arang 7 kuintal sampai 1 ton seminggu. Untuk saja mereka mau menampung berapa pun adanya,’ ujar Ujang yang berniat segera menyerahkan usaha arang briketnya kepada yang lebih professional.

‘Saya tentu tetap mengutamakan tugas saya sebagai prajurit. Usaha briket arang akan serahkan kepada yang lebih professional. Saya sekarang, hanya punya keinginan untuk mempaten hak cipta briket arang ini. Cuma biayanya cukup besar, katanya sampai Rp 10 juta,’ tutur Ujang yang setelah tamat STM Dr Sutomo Cilacap tahun 1987 lalu langsung membuat PLTA mini di Curug Panganten Desa Kepel, Cisaga sehingga mampu menerangi dua desa. Tapi PLTA minihidro yang dikelola Ujang ini tersingkir setelah listrik PLN masuk desa tersebut pada tahun 1992. Ujang sendiri memilih masuk jadi prajurit TNI yang kini berdinas di Ciamis.

‘Dari tumpukan sampah masih banyak yang mungkin bisa digunakan. Seperti untuk membuat pavingblock, eternity, keramik, batako dan segala macamnya. Tinggal sekarang bagaimana memilah-milah sampah yang mungkin digunakan,’ ujar Ujang tentang idenya yang masih belum terlaksana dalam pemanfaatan tumpukan sampah di TPA Handapherang. (andri m dhani)

————————–0———————-

Pada kesempatan ini kami ingin mengusulkan agar Pemerintah memberikan penghargaan kepada Pak Ujang atau para inventor Indonesia lainnya, agar makin banyak yang ber-kreasi dan ber-innovasi untuk memajukan bangsa dan negara Indonesia.

Semoga bermanfaat.

Wassalam,

Comments
  1. [...] Kota Ciamis sudah tidak perlu Minyak Tanah, karena ada Briket dari Sampah sebagai penggantinya! Beberapa hari menjelang Tahun baru 1 Januari 2008, saya heran melihat deretan antrean panjang ratusan Jerrycan Plastik sepanjang Jalan Rempoa Raya, dekat rumah saya. Ketika saya tanyakan, ternyata sudah beberapa hari mereka menunggu penjualan terakhir minyak tanah, sebab ada rumour (apakah rumour atau ada pengumuman resmi?) bahwa mulai 1 Januari 2008 minyak tanah tidak lagi dijual buat masyarakat, sebab sudah ada progam penggunaan tabung gas dan kompor gas sebagai penggantinya. Kemarin malam [...]

  2. elhakim says:

    saya pernah mencoba membuata briket dari sampah tapi ko nyalanaya gak bagus ya?bagaimana biar nyala briket sampah itu bagu

    Jawaban Admin
    :
    Pak Elhakim tinggal dimana?
    Kalau dekat kota Ciamis, bisa lihat cara produksinya Pak Ujang Soliin di kota itu. Ada prosesnya yang anda perlu pelajari agar mutu api briket tinggi, tidak ada emisi yang polusi.

  3. Tanti tea says:

    Saya ingin membuat briket ini. Tapi kalau membakar sampah menjadi arang itu kan membuat polusi ?

  4. Sarjono says:

    Saya melihat liputannya di metro beberapa waktu lalu. sampai sekarang saya masih bertanya – tanya tentang cara membuat briket arang dari sampah ini. Soalnya di daerah saya memang belum ada yang mencoba. saya tinggal di jepara. di sini banyak juga sisa – sisa mebel berupa serbuk yang bisa diolah. mungkin Bapak bisa membantu dengan mengirim langkah demi langkah pembuatan briket arang ini, sedetail mungkin ?? Makasih sebelumnya

  5. sroestam says:

    Pak Sarjono dan Kawan2 Yth,

    Kalau bahan bakunya sudah dalam bentuk Serbuk gergajian kayu, maka untuk efisiensi, tidak perlu membuat briket. Saya punya kawan di Yogya, seorang pengusaha mebel yang cukup terkenal di kota itu. Tiap hari beliau memasak air dan makanan sehari-hari dengan menggunakan tungku khusus dari besi cor.

    Bahan bakar serbuk gergaji tersebut cukup dipadatkan didalam tungku, baru apinya disulut. Kelemahannya, sekali menyala, tungu itu akan menyala terus sampai serbuk gergaji itu habis.

    Tungku yang sama bisa pula dipakai untuk bahan bakar dari potongan-potongan kayu pabrik mebel. Keuntungannya, apinya bisa dihidup-matikan atau di besar-kecilkan dengan mengatur potongan2 kayu tersebut.

    Foto-foto tungku itu, kalau ketemu di file saya akan saya tampilkan di Blog ini.

    Tentang pembuatan Briket Sampah, memerlukan peralatan yang cukup canggih, seperti alat pemadat sampah, kemudian oven untuk membakarnya menjadi arang siap pakai. Rinciannya akan saya coba carikan dari pabrik Briket Sampah di Ciamis.

    Semoga informasi tersebut diatas bermanfaat.
    Wassalam,

  6. Cintya says:

    boleh kah saya tau no tlp nya P.ujang …karena saya ingin memesan briket arang kayu . terima kasih….

  7. Cintya says:

    emailkan saya no tlp nya P. Ujang ya?!

  8. doni says:

    pagi pak,

    saya mahasiswa teknik kimia UI depok . saya mau membuat inovasi di kampus untuk mengilah sampah organik dari daun dan ranting pohon yang jumlahnya cukup banyak.

    kalau boleh tahu, bisakah bapak beritahukan saya alamat dan nomor pak solichin di Ciamis yang bisa dihubungi?sehingga saya dapat mengetahui dari segi proses yang beliau buat lebih mendetail.

    jika bapak mendapatkannya, bapak dapat mengirimkannya via blog ini atau ke email saya : doni_pabhassaro@yahoo.com
    rencananya, saya mau membuat inovasi briket dengan penambahan promotor sehingga ignition time nya lebih cepat. hasil penelitian saya ini akan digunakan sebagai bahan pelatihan ke masyarakat sekitar.

    atas perhatian bapak, saya mengucapkan terima kasih.

  9. sroestam says:

    Adik Cintya dan dik Doni Yth,

    Silahkan hubungi Web URL:

    http://www.indomedia.com/tribunjabar/

    untuk kontak ke pak Ujang Solihin di Ciamis, Jawa Barat.
    Semoga bermanfaat.

  10. lalang says:

    Ass
    Saya Wahid Lalang, mahasiswa TPB ITB Bandung. Sebagai salah satu syarat kelulusan 1 mata kuliah , saya ingin melakukan observasi ttg briket yang bapak buat.
    Jika berkenan saya mohon alamat lengkap tempat proses produksi briket tersebut, serta nomor telp yang di dapat dihubungi..
    Oh ya satu lagi… apakah setiap hari perusahaan briket milik bapak selalu buka?
    atas segala bantuanya saya ucapkan Trimakasih

    Hormat saya

    Wahid

  11. erna says:

    Assalamu Alaikum…
    saya tertarik sekali dengan “briket sampah’ buatan pak Solichin, Indonesia memang sangat membutuhkan orang-orang sekreatif bapak!SALUT BUAT BAPAK!!!!
    Saya yang tinggal di makassar cukup prihatin juga dengan sampah yang menumpuk dan tidak dikelola, dan saya sangat tertari untuk mencoba membuatnya. Bisa tidak saya juga dikirimkan langkah-langkah dan cara pembuatan briket sampah secar lengkap, kalo perlu dilengkapi dengan gambar . tolong kirim ke emali saya: erna_sangpemimpi@yahoo.co.id
    Makasih banyak sebelumnya!!!

  12. rahmat efendi says:

    jangan ngelantur dong , belum ada tempat dimanapun di dunia ini yang sudah siap untuk memenuhi kebutuhan energinya hanya dengan bahan bakar padat yg salah satunya adalah briket dr sampah tersebut,tolong lebih realistis dan rasional sedikit, yang lebih realistis adalah untuk mengurangi ketergantungan terhadap BBM

  13. sroestam says:

    Kawan2 Yth,

    Silahkan hubungi Tribune Jabar Online sebagai sumber berita tentang Briket Arang dari Limbah Sampah Kota Ciamis:

    Tribun Jabar Online
    Jl. Malabar no. 5 Bandung
    email : tribunjabar@yahoo.com

  14. Ari says:

    Pak ujang apakah saya bisa menjadi agen briket sampah ini ?…gimana caranya?…just info saya tinggal di Depok…….

  15. Mila says:

    Saya mau bertanya kalo 1 kg briket sampah tahan berapa lama? Berapa kalori daya bakar yang dihasilkan?
    Makasih banyak sebelumnya. Tolong di jawab.

  16. eko says:

    Buat pak sarjono …

    Serbuk gergajian bisa di buat binderless briquette (briket tanpa perekat), caranya dengan membuat cetakan/die yang bisa dipanasi sampai 300 derajat celcius. dengan tekanan kompresi dan temperatur yang tepat lignin yang terkandung di dalam serbuk gergaji akan meleleh dan membentuk interkoneksi antar partikel. hasilnya briket tanpa perkekat yang padat.

    untuk memperbaiki kualitas pembakaran, bisa dikeringkan lagi untuk menurunkan kadar air atau dikarbonisasi (diarangkan) lagi.

    Biaya produksi dan permesinan yang di gunakan murah kok, lumayan kalo dijual bisa buat penghasilan tambahan.

    semoga bisa membantu.

  17. friski says:

    pak roestam sy udah kontak tribun jabarnya, bahkan langsung sama wartwan yang ngeliputnya..cuman wartawan itu malah bilang dia lupa kalo dia pernah nulis ttg briket pak ujang….sy tanya nmr telponnya pak ujang dia juga bilang udah ga tauuuuuuuuuuu…… piye nieee..bg yang tau nmrnya pak ujang share dong… thanks b4…

  18. syarwanhamid says:

    as…
    saya sangat tertarik dengan inovsi dan kreativitas dalam mencari solusi pada saat sekarang harga BBM sangat melambung…karna bahan BBM sudah membauat masyarakat ketergantungan terhadapnya…dan pada saat harga yang tidak bisa lagi berkompromi dengan masyarakat, suatu maslah yang sangat besar yang harus memang sekarang kita ber inovasi dan kreativ dalam mencari solusi pengganti kebutuhan yang tidak bersahabat…
    kami ada sebuah lembaga yang bergerak di sektor TTG untuk penerpan ke masyarakat yang termarginalkan…salah satu program yang sedang kami jalankan adalah pembuatan energi alternatif yaitu briket arang tempurung kelapa dan briket berbahan baku samapah organik…
    jadi saya harapkan kepada kawan2 yang ada di daerah lain yg punya motivasi dan solusi untuk hal di atas bisa kita diskusi dan membagi pengalaman untuk bisa menyelesaikan permaslah ini….
    mungkin anda bisa kunjungi web kami…www.jingkiinstitute.org atau gmail: syarwan@gmail.com
    kehadiran kawan2 saya tunggu,,,,,….

  19. vina says:

    kenapa harus pesimis. toh beberapa tempat sudah banyak yang menggunakan briket sampah maupun bahanbioenergi lainnya

    http://greenliferepublic.blogspot.com

  20. DIYAH says:

    Ass. Wr. Wb.
    Pertama kali, saya ucapkan terima kasih, untuk informasi briket sampah ini. Saya tinggal di Madiun tempat sekitar saya penuh dengan sampah daun-daun. Saya juga sempat melihat tayangan pembuatan bahan bakar alternatif di salah satu tv swasta, dan saya tertarik untuk mencobanya, tapi saya bingung bisakah bapak membantu saya dengan mengirimkan tata cara pembuatan dan bahan-bahan secara lengkap ke email saya. Dan insya allah metode ini akan saya usulkan kepada dinas setempat agar bisa digalakkan di Madiun, untuk mengatasi kesulitan bahan-bakar di daerah kami yang semakin parah.
    Terima kasih atas balasannya

  21. achmad syaiful,st says:

    gue pengen lebih tahu lho,pengennya ku jadiin thesisku.dimama ya dapat infonya?

  22. bentoel says:

    ass..tertarik dengan produk briket sampah ini,
    bermanfaat bagia semua manusia.
    saat ini saya masih bekerja di negeri seberang.
    bentar lagi mau balik indo.saya ingin melakukan usaha mandiri.saya sangat berminat dengan usaha briket ini.saya asli solo,mohon alamat yg lengkap agar saya bisa belajarr tentang cara pembuatan briket ini.saya berniat membuka cabang,kecil di solo.
    terima kasih wassalammualaikum wrwb

  23. as wr wb, sekedar sharing…saya ada pabrik,dan memproduksi arang briket dari arang kayu.bahan baku kebetulan dari sisa arang yang kami eksprt ke hongkong.tapi sulit sekali bagi kami merubah pola hidup masyarakat utk beralih ke briket arang ini.mereka lbh rela antree minyak tanah.sebetulnya briket arang ini memiliki kelebihan juga dibanding minyak tanah.aman,tidak berasap,ekonomis,tahan panas,baunya khas sekali. siapa tertarik…japri saya…

  24. Dani Sena says:

    Saya tertarik sekali dalam pembuatan briket arang ini. Saya membutuhkan bantuan untuk proses produksi briket arang tersebut. Mohon bantuan dari kawan-kawan.

  25. Munib dari Banjarmasin says:

    Pak tolong bisa kasih tau No.Telp.dan alamat Kantor pak ujang (Serius) mau tanya cara prosesnya dan cara membuat mesinya karena ditempat kami sampah masih belum di manfaatkan .

    Thanks

  26. bakti says:

    Pak, bisa minta tolong info alamat dan no telp pak Ujang. Makasih

  27. fandy says:

    bagus bgt tuh artikelnya..

  28. Hendra says:

    Pak saya mohon minta tolong cara membuat briket dari arang batok kelapa, saya mendapat pesanan banyak, dimana saya dapat informasi lebih lanjut, Terima kasih

  29. sroestam says:

    Pak Hendra yth,
    Coba hubungi Departemen RISTEK R.I. di Jl. MH Thamrin 8 Jakarta, http://www.ristek.go.id

    Seharusya mereka punya hasil riset tentang bahan baku untuk energi. Kalau saya ada info yg lebih lengkap apak saya hubungi anda lagi.
    Wassalam,

  30. andi says:

    bolehkah saya minta no. hp ataw no telepon pa ujang yang dapat dihubungi. saya ingin pesan untuk daerah purwokerto

  31. salut buat Pak Ujang. Pingin belajar buat… di tempat saya serbuk gergaji dijual murah…. sayang banget kalau tidak diproses lagi untuk nilai yg lebih lagi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s