Archive for January, 2009

Indonesia adalah sebuah negara kepulauan terbesar di Dunia, maka sangat wajar bila Indonesia mengandalkan energi untuk penduduknya dari Energi Gelombang Laut untuk memenuhi kebutuhan mereka akan energi. Ini adalah sebuah solusi yang sangat tepat dan strategis bagi bangsa dan negara Indonesia.

BPPT pernah membangun sumber energi gelombang laut di pantai selatan Pulau Jawa yang dapat menghasilkan daya listrik beberapa kWatt, namun efisensinya relatif masih rendah. Disain BPPT mendasarkan konversi energi ombak ke tekanan udara, kemudian angin yang ditimbulkannya mendorong turbin listrik.

Disain sumber energi gelombang laut dari Portugal dibawah in berdasarkan konversi energi turun-naiknya gelombang laut langsung ke piston-piston untuk mendorong air untuk memutar motor listrik, sehingga secara prinsip efisiensinya lebih tinggi. Juga ada perbedaan lokasi, kalau disain BPPT lokasinya ada ditepi pantai, sedangkan disain Portugal diletakkan lebih ketengah laut. Piston-piston dibuat stasioner dan diikat kedasar laut, sedangkan casing-nya berbentuk tabung metal memanjang dibiarkan naik-turun sesuai irama gelombang laut. Energi listrik yang dihasilkannya dikirim kedarat melalui kabel-kabel listrik bawah-laut.

Produk energi gelombang laut dari Portugal ini dinamai “Aqucadoura” yang terdiri dari tiga rangkaian Konverter Energi Gelombang yang dapat menghasilkan daya listrik sebesar 2,25 MegaWatt, cukup untuk memenuhi kebutuhan listrik bagi 1.500 rumah di Portugal (kalau di Indonesia bisa untuk 3.000 rumah, sebab kebutuhan listrik tiap rumahtangga Indonesia lebih sedikit).

Dua buah foto dibawah ini cukup untuk menggambrkan bagaimana Aquacadoura ini beroperasi.

Konverter Enegi Ombak Aqucadoura

Konverter Enegi Ombak Aquacadoura

Panjang tiap rangkaian Konverter Energi Ombak ini adalah sekitar 140 meter. Bila rangkaian Konverter Energi ini kita gelar disepanjang pantai lautan di dunia, maka akan dapat dibangkitkan Energi Listrik sebesar 2 Tera Watts, cukup untuk dua kali kebutuhan energi listrik dunia.

Rangkaian 3 Konverter Energi Ombak

Rangkaian 3 Konverter Energi Ombak

Berikut ini adalah referensi tulisan tentang hal ini:

There’s power in them thar waves! That’s why Portugal built Agucadoura, the world’s first wave farm off its coast, consisting of three Wave Energy Converters generating a total of 2.25MW.

The elongated metal contraptions bob up and down with the waves, while internal pistons, attached to the sea floor, remain stationary and pump hydraulic fluid. This drives electric generators, whose power is brought ashore by underwater electrical cables. The wave farm is now tapping into enough constant, renewable energy to power 1500 homes.

Who knew there was so much power in the ocean waves? If we laid these 459-foot orange caterpillars all over the world’s oceans, we could tap 2 terawatts of power, twice the consumption of the entire world. That’s not exactly practical, but a smaller-scale rollout of such generators might be a clean power alternative, ready to be snapped up by an energy-starved planet.

Advertisements
Band Anak Jalanan Malioboro

Band Anak Jalanan Malioboro

Dalam perjalanan panjang sepulang kami berziarah kemakam keluarga di Desa Loano, Purworejo, kami menyempatkan singgah diberbagai kota di Pulau Jawa. Tempat singgah kami yang pertama adalah kota Yogyakarta yang lama dikenal sebagai Kota Pelajar, tempat pemuda dan pemudi Indonesia menimba ilmu untuk bekal masa depan mereka. Kota ini juga menjadi almamater para tokoh Malaysia sebelum mereka mampu untuk menyalip Indonesia dalam tingkat GDP per Kapita, mutu pendidikan tinggi, dan tingkat produktivitas nasional.

Yogyakarta secara keseluruhan adalah sebuah Kota Metroplitan yang tertata rapi, pembangunan berjalan baik sehingga kita-kota Satelit disekitar Yogya ikut terimbas pembangunannya, serta menjadi bagian dari Kota Metroplitan Yogyakarta. Kota-kota satelit itu adalah Sleman, Muntilan, Bantul, Kaliurang dan Borobudur. Hasil ini adalah berkat kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono ke-X yang dikenal sebagai Pemimpin yang sangat dekat dengan rakyat, yang mengabdi kepada kepentingan rakyat.

Kisah nyata liku-liku kehidupan rakyat biasa Indonesia ini kami persembahkan kepada para Calon Presiden RI 2009-2014, para Calon Wakil Presiden, para Gubernur, Bupati, Walikota, dan Calon Legislator Pusat dan Daerah (DPR, DPRD) diseluruh wilayah tanah air Indonesia. Semoga dengan membaca dan mengetahui kisah nyata kehidupan rakyat biasa Indonesia ini, mereka dapat terinspirasi untuk membuat program-program mereka saat nantinya mereka sukses memenangkan Pelpres dan Pemilihan Umum yang mereka ikuti.

Dalam waktu sekitar satu jam berada di Jalan Malioboro pada hari minggu malam, 11 Januari 2009, kami berhasil mewawancarai penyemir sepatu, penarik becak, pengamen, pembuat pernik-pernik hiasan, penjual koran, dan pengunjung warung lesehan di Jalan Malioboro.

Silahkan membaca kisahnya di Blog khusus: WARTA KEHIDUPAN

Silahkan ditanggapi dan diberikan saran-saran yang positif untuk memperbaiki kehidupan masyarakat biasa Indonesia

Bagi para pengguna MS Windows, perangkat Anti Virus merupakan sebuah keharusan untuk dipasang agar supaya Operating System MS Windows ini maupun Software-software yang berjalan diatas MS Windows tidak terserang Virus yang makin hari makin ganas dan banyak variasinya. Itulah sebabnya Microsoft selalu memberikan peringatan kepada para pengguna Komputer/PC/Laptop yang belum memasag software Anti Vurus untuk segera memasangnya.

Segi posiftif dari serangan Virus-virus ini di Komputer yang berbasis MS Windows adalah makin berkembang dan makin banyak untungnya para Vendor-vendor penyedia Software Anti Virus itu, yang harus diperbaharui setiap hari. Sedangkan segi negatifnya sangat banyak, antara lain: makin lambatnya operasi Komputer/PC/Laptop yang berbasis MS Windows karena diperlukan tidak hanya satu software dan perangkat Anti Virus untuk mengamankan komputer/PC/Laptop tersebut, melainkan satu set Anti Virus, Anti Spam, Server Proxy dan Filter-filter khusus. Pernah kami lihat sebuah PC di sebuah Perusahaaan besar yang untuk menghidupkannya saja memakan waktu 5-10 menit karena banyaknya proteksi yang dipasang di jaringan LAN Korporasi. Selain itu operasionalnya juga lambat, sebab besarnya sumber daya memory yang dipakai setiap saat ada aktivitas komputing. Adalah keharusan untuk memperbaharui Daftar Virus-virus baru yang meuncul tiap hari, bila ingin PC kita aman, dimana proses updatingnya juga memakan waktu dan bandwith transmisi.

Hasil akhirnya, Komputer/PC/Laptop tersebut menurun kinerjanya dan kinerja para karyawan yang menggunakannya. Ini merupakan kehilangan produktivitas dan efektivitas kerja perusahaan/korporasi secara menyeluruh. Inilah kisah kehidupan para eksekutif dan karyawan yang harus dilalui tiap hari karena banyaknya para pengguna aplikasi software berbasis MS Windows.

Kerepotan takutnya kemasukan Virus yang gentayangan didunia maya ini sekarang ditambah lagi dengan maraknya Bisnis Anti Virus Palsu yang umumnya berasal dari Rusia, Negara-negara Eropa Timur dan Cina. Kita akan sangat sulit untuk mendetekasi apakah sebuah tawaran untuk men-download sebuah Software Ant Virus itu adalah sebuah tawaran yang jujur dan bersih, bukan sebuah tipu-tipuan yang malah membuat Komputer/PC/Laptop kita kemasukan Virus, serta Malware lainnya, antara lain sebuah software untuk mencuri Password dan Nomor-nomor Kartu Kredit kita dan para karyawan di suatu Perusahaan (melalui sebuah Local Area Network).

Sumber penelitian dari perusahaan Anti Virus Sophos (www.sophos.com) menyebutkan bahwa ketakutan yang berlebih akan masuknya Virus menyebabkan makin banyaknya para pengguna PC/Laptop yang men-download berbagai tawaran software Anti Virus yang kebanyakan ternyata adalah palsu atau tipu-tipuan belaka.

Bisnis Software Anti Virus Palsu ternyata saat ini menghasilkan keuntungan yang sangat besar bagi para pembuatnya, bisa ribuan, ratusan sampai jutaan Dollar. Dampaknya, makin banyak saja pebisnis illegal ini yang muncul, namun sangat sulit untuk diberantas, sebab mereka sangat cerdik, teliti dan sangat berhati-hati dalam menyebarkan agen-agennya. Umumnya mereka berlokasi di ketiga wilayah yang tersebut diatas, sebab diwilayah-wilayah itu sangat sulit untuk menegakkan Hukum Dunia Maya (Cyber Law), dan pemerintahan di negara-negara itu sepertinya melindungi para penjahat dunia maya ini, sebab mereka tidak bersedia melakukan pelacakan dan pemblokiran situs-situs penebar Anti Virus Palsu itu.

Hal yang sangat menggembirakan bagi masyarakat negara-negara berkembang adalah kenyataan bahwa sangat sedikit atau tidak ada Virus-virus yang gentayangan di Dunia Maya yang mampu menembus proteksi Komputer/PC/Laptop yang berbasis Linux/Open Source. Ini merupakan daya tarik Operating System LINUX untuk masyarakat negara-negara berkembang, sebab selain kekebalannya dalam menghadapi Virus, juga rendahnya CAPEX atau Total Cost of Ownership (TCO) dari software-software berbasis Linux Operating System.

Silahkan ditanggapi.