Bagi para pengguna MS Windows, perangkat Anti Virus merupakan sebuah keharusan untuk dipasang agar supaya Operating System MS Windows ini maupun Software-software yang berjalan diatas MS Windows tidak terserang Virus yang makin hari makin ganas dan banyak variasinya. Itulah sebabnya Microsoft selalu memberikan peringatan kepada para pengguna Komputer/PC/Laptop yang belum memasag software Anti Vurus untuk segera memasangnya.

Segi posiftif dari serangan Virus-virus ini di Komputer yang berbasis MS Windows adalah makin berkembang dan makin banyak untungnya para Vendor-vendor penyedia Software Anti Virus itu, yang harus diperbaharui setiap hari. Sedangkan segi negatifnya sangat banyak, antara lain: makin lambatnya operasi Komputer/PC/Laptop yang berbasis MS Windows karena diperlukan tidak hanya satu software dan perangkat Anti Virus untuk mengamankan komputer/PC/Laptop tersebut, melainkan satu set Anti Virus, Anti Spam, Server Proxy dan Filter-filter khusus. Pernah kami lihat sebuah PC di sebuah Perusahaaan besar yang untuk menghidupkannya saja memakan waktu 5-10 menit karena banyaknya proteksi yang dipasang di jaringan LAN Korporasi. Selain itu operasionalnya juga lambat, sebab besarnya sumber daya memory yang dipakai setiap saat ada aktivitas komputing. Adalah keharusan untuk memperbaharui Daftar Virus-virus baru yang meuncul tiap hari, bila ingin PC kita aman, dimana proses updatingnya juga memakan waktu dan bandwith transmisi.

Hasil akhirnya, Komputer/PC/Laptop tersebut menurun kinerjanya dan kinerja para karyawan yang menggunakannya. Ini merupakan kehilangan produktivitas dan efektivitas kerja perusahaan/korporasi secara menyeluruh. Inilah kisah kehidupan para eksekutif dan karyawan yang harus dilalui tiap hari karena banyaknya para pengguna aplikasi software berbasis MS Windows.

Kerepotan takutnya kemasukan Virus yang gentayangan didunia maya ini sekarang ditambah lagi dengan maraknya Bisnis Anti Virus Palsu yang umumnya berasal dari Rusia, Negara-negara Eropa Timur dan Cina. Kita akan sangat sulit untuk mendetekasi apakah sebuah tawaran untuk men-download sebuah Software Ant Virus itu adalah sebuah tawaran yang jujur dan bersih, bukan sebuah tipu-tipuan yang malah membuat Komputer/PC/Laptop kita kemasukan Virus, serta Malware lainnya, antara lain sebuah software untuk mencuri Password dan Nomor-nomor Kartu Kredit kita dan para karyawan di suatu Perusahaan (melalui sebuah Local Area Network).

Sumber penelitian dari perusahaan Anti Virus Sophos (www.sophos.com) menyebutkan bahwa ketakutan yang berlebih akan masuknya Virus menyebabkan makin banyaknya para pengguna PC/Laptop yang men-download berbagai tawaran software Anti Virus yang kebanyakan ternyata adalah palsu atau tipu-tipuan belaka.

Bisnis Software Anti Virus Palsu ternyata saat ini menghasilkan keuntungan yang sangat besar bagi para pembuatnya, bisa ribuan, ratusan sampai jutaan Dollar. Dampaknya, makin banyak saja pebisnis illegal ini yang muncul, namun sangat sulit untuk diberantas, sebab mereka sangat cerdik, teliti dan sangat berhati-hati dalam menyebarkan agen-agennya. Umumnya mereka berlokasi di ketiga wilayah yang tersebut diatas, sebab diwilayah-wilayah itu sangat sulit untuk menegakkan Hukum Dunia Maya (Cyber Law), dan pemerintahan di negara-negara itu sepertinya melindungi para penjahat dunia maya ini, sebab mereka tidak bersedia melakukan pelacakan dan pemblokiran situs-situs penebar Anti Virus Palsu itu.

Hal yang sangat menggembirakan bagi masyarakat negara-negara berkembang adalah kenyataan bahwa sangat sedikit atau tidak ada Virus-virus yang gentayangan di Dunia Maya yang mampu menembus proteksi Komputer/PC/Laptop yang berbasis Linux/Open Source. Ini merupakan daya tarik Operating System LINUX untuk masyarakat negara-negara berkembang, sebab selain kekebalannya dalam menghadapi Virus, juga rendahnya CAPEX atau Total Cost of Ownership (TCO) dari software-software berbasis Linux Operating System.

Silahkan ditanggapi.

Comments
  1. kimpujler says:

    waw ….:) thanks your article🙂 good success

  2. Rustam says:

    Sedikit tambahan pendapat dari saya pak, mengenai daya tarik sistem operasi Linux yang dianggap aman karena masih sedikit virus yan menginfeksi Linux, di paragraf terakhir.
    Menurut saya, salah satu risiko terbesar untuk kena virus adalah masalah penggunaan priviledges di sistem operasi. Sebagai contoh, banyak pengguna sistem operasi yang memilih untuk menggunakan priviledges akses yang tinggi (administrator group) untuk penggunaan normal. Alasannya adalah karena kemudahan dalam melakukan perubahan konfigurasi oleh user. Dengan alasan seperti itu pula ada pihak IT Perusahaan yang sengaja memberikan priviledges di sistem operasi yang digunakan oleh karyawan, dengan alasan tidak mau direpotkan oleh banyaknya permintaan perubahan setting di sistem operasi.
    Dengan melihat risiko seperti itu, menurut saya, peralihan penggunaan sistem operasi ke open source tidak akan menyelesaikan masalah. Risiko kena virus masih tetap besar sepanjang pengguna masih belum aware dengan masalah tersebut.
    Dengan melihat fenomena demikian, menurut saya, yang penting adalah bagaimana pengguna aware dengan risiko tersebut, dan mau mengorbankan sedikit kenyamanan agar sistem yang digunakan tetap aman.

    Mengenai Total Cost of Ownership untuk sistem berbasis open source, hal tersebut masih menjadi perdebatan. Menurut saya, nilai mutlak dari TCO tidak dapat ditentukan hanya berdasarkan kepada jenis lisensi dari sistem operasi karena terlalu banyaknya variabel yang harus dipertimbangkan dalam menentukan besaran TCO. Sebagai contoh: pada perusahaan besar (Perusahaan A) yang memiliki banyak karyawan, peralihan dari sistem berbasis Microsoft ke sistem berbasis Unix mungkin akan menyebabkan perusahaan harus mengeluarkan dana yang cukup besar untuk mengadakan pelatihan terhadap seluruh karyawan. Tetapi pada perusahaan lain (Perusahaan B) dengan kondisi yang hampir sama dengan perusahaan A, mungkin biaya sebesar itu dianggap kecil dibandingkan dengan biaya yang harus ditanggung apabila masih menggunakan proprietary license software.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s