Archive for the ‘Linux’ Category

Dari Koran Bisnis Indonesia, Rabu 28 November 2007, diberitakan bahwa Pemerintah R.I. secara tegas telah menyatakan akan mengintensifkan kampanye untuk penggunaan software legal, dengan mempersiapkan sejumlah kebijakan baru. Telah dipersiapkan software dalam CD untuk mendata software yang digunakan di tiap PC/Laptop, apakah legal atau tidak.

Pemerintah/DEPKOMINFO dibawah kepempinan Bapak Menkominfo M. Nuh juga berkeinginan untuk meningkatkan penggunaan software-software Open Source, dan standardisasi format dokumen ke Open Document Format (ODF).

Langkah berikutnya adalah mempersiapkan Help Desk Nasional OSS (Open Source Software) dan Tim Support OSS di 10 lokasi di Indonesia.

Kami dari kelompok Masyarakat Informasi pemakai Open Source software mendukung penuh upaya pemerintah tersebut diatas, dan bersedia menyediakan waktu, tenaga dan pikiran untuk mensukseskan program Pemerintah ini.

Semoga program Pemerintah ini mendapat dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia, demi kemandirian dan kemajuan bangsa dan negara.

Advertisements

Proyek OLTP adalah sebuah proyek mulia yang dicetuskan oleh Prof. Nicholas Negroponte dari MIT untuk mendonasikan sebuah Laptop bagi anak2 di negara berkembang dalam rangka pengentasan kemiskinan.

Inisiatif Prof. Negroponte ini diumumkan di World Economic Forum tahun 2005, dengan dukungan dari AMD, Google, Brightstar dan Red Hat. Pada bulan Desember 2005 Quanta Computer bersedia memproduksi OLPC seharga US$200. Produksi massal OLPC baru dimulai November 2007 ini, sebab pencarian dana kurang mendapat response dari banyak negara.

Untuk menanggulangi masalah dana ini Yayasan OLPC (Foundation) membuat program selama bulan November 2007 penjualan OLPC dengan merek XO seharga US$399, dengan cara “Buy One Donate One”, yaitu pembeli beli US$399, dapat satu OLPC XO, dan satu lagi di-donasikan ke seorang anak di negara berkembang. Jadi uang yang US$200 dipakai untuk beli OLPC XO bagi anak miskin di negara2 berkembang. Iklan tentang OLPC XO ini dapat dilihat di website http://youtube.com.

OLPC XO ini telah mendapatkan sertifikasi keamanan dari beberapa negara, dan saat ini dapat dijual secara legal AS, Kanada, Uruguay, Peru dan beberapa negara lainnya. Sertifikasi dari European Union akan didapat pada minggu depan.

Terkait dengan program OLPC Prof. Negroponte ini, melalui forum ini saya ingin menanyakan bagaimanakah kelanjutan dari Flagship DeTIKNas #11 “Cheap PC”? Apakah masih akan dilanjutkan ataukah telah dihapus dari program kerja DeTIKNas?

Kalau dihapus, kami sangat menyayangkan hal ini. Namun kalau masih ada, silahkan di sosialisasikan kepada masyarakat luas, agar bila diperlukan dukungan pendanaan, dapat digalang dari masyarakat mampu atau perusahaan besar, seperti yang dilakukan oleh Yayasan OLPC Prof. Negroponte di AS, dengan cara “Buy One Donate One”

Tentu saja tidak harus pakai produk Quanta Computer merek XO ex Taiwan, tetapi bisa saja produksi Laptop murah karya anak2 bangsa, seperti gPC Everex yang saya posting di milis beberapa hari yang lalu.

Untuk menekan biaya, dapat dipakai Open Source software, seperti gOS yg berbasis Ubuntu v.7.10 dan aplikasi-aplikasi Open Office dan Firefox yang gratis.

Silahkan ditanggapi.

Everex gPC yang berbasiskan Linux Operating System gOS dengan prosesor 1.5GHz, Harddisk 80 Gbytes, RAM 512 Mbytes seharga kurang dari US$200 ternyata sangat laris dijual di supermarket Wal-Mart USA.

Kalau saja sudah tersedia di Indonesia, saya juga kepingin beli, untuk menggantikan PC Travelmate saya model 4000 yg sudah mulai batuk2, screen-nya sudah terbelah dua.

Pada saat ULTAH DeTIKNas minggu lalu, saya sampaikan ke para pimpinan DeTIKNas tentang adanya LapTop seharga kurang dari US$200, dengan maksud agar masuk dalam program Flagship DeTIKNas, yang memang sudah ada, yaitu Program Flagship Nomor 11 “Cheap PC Program”. Harapan saya, anggaran DEPDIKNAS yg ber-Trilyunan itu bisa disiskan sediki untuk beli PC murah ini, dan diberikan gratis kepada 1-juta siswa2 terpilih, agar mereka makin cepat pintar, karena bisa memanfaatkan teknologi TIK. Negara makin maju, dan kemakmuran makin cepat dicapainya.

Sayang sekali, pimpinan DeTIKNas tidak ada tanggapan, munkin karena terbatasnya waktu tanya-jawab.

Sekali lagi saya coba melalui forum ini, mudah2an bisa masuk dan diterima sebagai program nasional.

Tentu saja, kita harus pikirkan, kalau bisa produk PC/Laptop murah itu diproduksi di dalam negeri.

Silahkan dianggapi.