Archive for the ‘Tidak terkategori’ Category

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Ajang Indocomtech 2011 terasa lebih kuat mensosialisasikan ICT yang ramah lingkungan dengan diadakannya Green ICT International Conference di Jakarta Convention Center.

Konferensi ini merupakan salah satu program unggulan Indocomtech 2011 yang menghadirkan para pembicara dari dalam dan luar negeri, antara lain Christina Bueti (ITU), Atsuko Agata (JEITA), Nur Faezal Elias (Green ICT Working Group Malaysia), Mark Winter (FFITS), Jean K. Tang (CompTIA), John Simacklis (RIM), Dr. Idris Sulaiman (Australia National University), Prof Dr. Ing Kalamullah Ramli (Depkominfo), Eddy Satriya (Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian), Handoyo Budi Santoso (BP Migas), Sugianto (TAITRA), Dr. Hammam Riza (BPP Teknologi), Dr. Lia G. Partakusuma (RS Fatmawati), Naning Adiwoso (Green Building Council Indonesia), Dr. Eko K. Budiardjo (Pusilkom UI), Reinhardt Winata-Lim (Siemax), Charles Simanjuntak (Hewlett-Packard Indonesia), Haskar Lianus Pasang (AES), David Darmawan (Darmawan Green Fund), serta Hidayat Tjokrodjojo (Aspiluki).

Acara yang dihadiri para praktisi IT, asosiasi, pemerintah, serta mahasiswa tersebut mengupas tentang pentingnya green ICT, green of IT, green by IT, dan green economy. Green of IT sendiri dimaksudkan untuk penggunaan produk-produk ICT yang ramah lingkungan, dimana ukuran dasarnya adalah dilihat dari konsumsi listrik atau bahan bakar. Sedangkan green by ICT merupakan aplikasi ICT untuk menerapkan di bidang lain.

“Salah satu penerapan green ICT untuk industri migas sudah mulai disosialisasikan oleh BP Migas terhadap perusahaan-perusahaan migas di Indonesia,” kata Handoyo Budi Santoso dari BP Migas. Dari kalangan industri pun saat ini berlomba-lomba menghadirkan inovasi produk yang lebih ramah lingkungan, seperti yang diungkapkan Charles Simanjuntak, Commercial Channel Manager Hewlett-Packard Indonesia. HP sendiri dalam ajang Indocomtech 2011 ini menghadirkan produk printer HP Ink Advantage yang diklaim sangat hemat mampu mencetak 600 halaman dengan harga hanya 80 ribu rupiah.

Kalangan asosiasi pun mengamini bahwa green ICT sebaiknya diterapkan lebih konkret di semua lini bisnis, bukan sekadar wacana saja. “Untuk itu, Indonesia perlu mempersiapkan roadmap kebijakan green ICT yang dapat menjadi panduan bagi perusahaan menjalankannya,” jelas Hidayat Tjokrodjojo yang mewakili Asosiasi Piranti Lunak Telematika Indonesia (Aspiluki).

Hal tersebut sejalan dengan misi dari penyelenggaraan konferensi ini untuk membentuk Green ICT Council Indonesia, yang memiliki misi untuk mendidik, memotivasi, dan mengubah profesional IT dan organisasi menjadi praktisi ICT Sustainability. Green ICT Council Indonesia bertujuan agar masyarakat menjadi lebih strategis dan efektif, negara ini lebih ramah lingkungan, dan dampak ekonominya akan menopang profitabilitas.

Prof. Dr. Ing. Ir. Kalamullah Ramli, Staf Ahli Kementerian Komunikasi dan Informasi Bidang Teknologi mengungkapkan bahwa pembentukan Green ICT Council ini merupakan langkah baik untuk mensinergikan peran pemerintah, industri dan asosiasi ICT, serta komunitas maupun akademisi untuk mempersiapkan roadmap green ICT.

Selain konferensi internasional tersebut, berbagai promo dari para exhibitor juga menarik bagi masyarakat untuk mengunjungi Indocomtech 2011. Salah satunya adalah program doorprize yang dibuat penyelenggara, dimana setiap belanja 500 ribu rupiah maupun kelipatannya, pengunjung mendapatkan 1 voucher undian dan berhak memperebutkan hadiah berupa sepeda motor, Blackberry smartphone, Blackberry playbook, sepeda dan lain-lain dengan total nilai hadiah sebesar 100 juta rupiah.

Untuk memberikan kenyamanan pengunjung selama pameran, penyelenggara juga terus meningkatkan pelayanan dan fasilitas, mulai dari foodcourt area, ATM, official shuttle taxi Express, serta free wifi di seluruh hall JCC, dan yang terbaru adalah area khusus untuk parkir sepeda di depan main lobby.

Pada hari kedua Indocomtech, panitia mencatat telah 51.980 orang mengunjungi pameran yang akan berakhir hari Minggu ini. Bambang Setiawan, General Manager Divisi IT Dyandra Promosindo mengatakan bahwa di akhir pekan akan semakin banyak program-program hiburan disajikan oleh exhibitor yang dapat dijadikan sarana hiburan untuk keluarga.

JAKARTA – Telkomsel meluncurkan  Mobile WiFi Seamless untuk meningkatkan akses ke jasa data bagi para pelanggannya.

Mobile WiFi Seamless  merupakan akses mobile yang memungkinkan pelanggan melakukan perpindahan koneksi jaringan 2G/3G (offloading) dengan Wifi secara otomatis  sebagai jaringan seluler tambahan.

“Perpindahan dapat dilakukan tanpa  memasukkan password atau ID. Kita bidik ada dua juta pelanggan di layanan ini,” ungkap Head of Product Marekting Telkomsel  Ririn Windaryani.

Diklaimnya,  kecepatan akses Wifi Seamless ini mencapai  100 Mbps. “Saat ini masih tahap trial, bisa 100 Mbps, secara mudah kecepatan  Seamless mengikuti profile data pelanggan, misalkan menggunakan paket  72 Mbps maka akses kala di WiFi juga setara,” katanya.

Layanan Mobile Wi-Fi Seamless Telkomsel dapat digunakan oleh pelanggan yang memiliki ponsel pintar dengan teknologi Seamless Wi-Fi atau EAP-SIM (Extensible Authentication Protocol-Subscrider Identity Module). Jika di perangkat BlackBerry  minimal pada sistem operasi 5.

Pelanggan dapat menggunakan Wi-Fi ini dengan syarat telah berlangganan paket data Telkomsel Flash dan perangkat yang mendukung teknologi EAP-SIM.

Pelanggan dapat memanfaatkan jaringan hotspot WiFi flashzone-seamless di 6000 titik di seluruh Indonesia di berbagai wilayah area publik. Jaringan tersebut memanfaatkan jaringan hotspot dari Telkom.

Untuk menikmati layanan ini, pelanggan harus melakukan setting pertama kali sebelumnya pada perangkat dengan mengaktifkan WiFi dan memilih Service Set Identifier (SSID) flashzone-seamless. Jika sudah tersetting, pelanggan akan langsung terkoneksi  ke jaringan WiFi tanpa perlu memasukkan password.

Layanan data juga secara otomatis beralih ke jaringan 2G/3G jika sudah tidak mengaktifkan Flash Zone-Seamless.

Telkomsel telah melakukan tiga percobaan layanan ini yaitu layanan Wi Fi untuk pelangan regular, layanan Wi Fi untuk pelanggan corporate, dan layanan Wi Fi untuk SSID.(id)

YOGYAKARTA–Universitas Gadjah Mada Yogyakarta mengembangkan teknologi pengelolaan limbah buah menjadi biogas yang dapat digunakan untuk membangkitkan tenaga listrik. “Instalasi biogas itu dibangun di Pasar Buah Gemah Ripah Gamping, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY),” kata Koordinator Program Waste Refinary Universitas Gadjah Mada (UGM) Siti Syamsiah di Yogyakarta, Rabu.

Menurut dia, instalasi yang telah ada itu dapat digunakan untuk mengolah limbah di Pasar Buah Gemah Ripah berupa buah-buahan busuk untuk dijadikan biogas yang bisa dimanfaatkan sebagai bahan bakar untuk menghidupkan listrik. “Pasar Buah Gemah Ripah setiap hari menghasilkan empat ton limbah buah busuk. Limbah buah yang ada selama ini tidak pernah dimanfaatkan dan langsung dibuang ke tempat pembuangan akhir,” katanya.

Ia mengatakan, melalui instalasi biogas itu, empat ton sampah buah yang dihasilkan setiap hari di pasar tersebut dikonversi menjadi biogas sebanyak 333 newton kubik meter per hari. “Biogas yang dihasilkan telah dipakai sebagai bahan bakar untuk menggerakkan generator listrik. Listrik yang dihasilkan mampu mensuplai sebagian besar kebutuhan listrik di kawasan Pasar Buah Gemah Ripah” katanya.

Menurut dia, daya listrik yang dibangkitkan sebesar 548 kwh per hari itu bisa memenuhi kebutuhan listrik sekitar 500 kepala keluarga. “Saat ini telah dibangun dua unit digester (alat untuk memfermentasi sampah buah menjadi biogas) yang dalam satu pekan mampu menghidupkan listrik untuk penerangan sebagian besar kios-kios di pasar buah tersebut” katanya.

Selain itu, juga mampu menerangi jalan-jalan di sekitar kawasan pasar. Biodigester dibangun di bawah permukaan tanah dengan diameter delapan meter dan tinggi delapan meter. Ia mengatakan, pengembangan teknologi pengolahan sampah menjadi biogas itu bekerja sama dengan pemerintah Swedia yang memberikan bantuan sebesar Rp1,6 miliar untuk pembangunan konstruksi biogas dan penelitian.

“Untuk penyediaan genset dan jaringan listrik difasilitasi Pemerintah Kabupaten Sleman dan UGM mendukung melalui sejumlah penelitian mengenai pembuatan biogas dari sampah buah,” katanya.

Menurut dia, teknologi yang dikembangkan mengadopsi teknologi pengelolaan sampah yang telah dilakukan di Swedia. Namun demikian, pemanfaatan teknologi tetap menyesuaikan kondisi lokal di Indonesia. “Teknologi pengelolaan sampah menjadi biogas itu ditransfer dari Swedia, salah satu negara yang sudah menerapkan teknologi tersebut,” katanya.

(sumber: Antara News)

Informasi akan terjadinya sebuah gempa di suatu wilayah merupakan informasi yang sangat berharga bagi masyarakat yang hidup di wilayah sering mengalami gempa bumi, terutama masyarakat Indonesia yang hidup di wilayah “the Ring of Fire” atau “Lingkar Api”, sebab dibawah tanah yang kita pijak terdapat pergerakan kerak bumi yang saling bertabrakan dan begesekan, sehingga meninbultak gempa tektonik. Celah yang ditibulkannya dapat pula menyebabkan keluarnya magma panas dari perut bumi dan memicu letusan gunung berapi.

Gempabumi tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapia di wilayah-wilayah tertentu diseluruh dunia, sehingga dalam waktu 1-minggu saja dapat terjadi 288 gempa, atau sekitar 41 gempa per hari, seperti terlihat pada peta dibawah ini:

Peta Lokasi Gempa Dunia dalam 1-minggu

Peta Lokasi Gempa Dunia dalam 1-minggu

Sebuah software yang dapat menampilkan terjadinya gempa dimana saja di dunia tiap 5-menit, ternyata adalah software Open Source yang merupakan add-on plugin bagi Browser Firefox, yaitu software eQuake Alert addon. Untuk meng-install add-on software ini, silahkan click link dibawah ini, yaitu:

Install eQuake Alert Firefox Addon

Setelah terpasang, maka software Firefox perlu di-reset agar Addon tersebut beroperasi, Setelah itu maka pada footer bar disisi kanan bawah akan muncul informasi tentang kekuatan gempa dan lokasinya diatas bumi setiap 5-menit (bisa diubah). Dari data ini akan dapat dibuat statistik dan pola kejadian gempa dimuka bumi. Bila pola gempa itu berlokasi makin mendekat ditempat kita tinggal, maka ini merupakan peringatan agar kita bersiap-siap untk menghadapi terjadinya gempa tektonik ditempat kita tinggal.

Kompilasi rincian lokasi gempa tiap jam, hari, dan minggu dapat dilihat di Situs Web US Geoegraphic Survey Earthquake Hazards di URL: http://earthquake.usgs.gov/ seperti gambar dibawah ini:

Rincian Gempa di Padang 30 Sep 09

Rincian Gempa di Padang 30 Sep 09

Demikian pula Peta Rincian Kekuatan Gempa yang melanda daratan Pulau Sumatra dapat dilihat pada peta dibawah ini.

Semoga bermanfaat bagi masyarakat Indonesia agar dapat mempersiapkan diri menghadapi gempa dengan lebih baik dan tidak terlena.

Peta Kekuatan Gempa di wilayah Padang

Peta Kekuatan Gempa di wilayah Padang[/capti

With a transmitting satellite located at 22,000 miles above the earth in a Geostationary Earth Orbit, a Direct-to-Home Satellite all digital TV offers many advantages as compared to the conventional terrestrial Cable TV. The first one being its large earth coverage, the whole continental US can be served easily and installed quickly at relatively lower costs. The second advantage, it provides more all digital High Definition TV channels, 130 plus channels as compared to only 60 terrestrial cable TV channels, which may not all in High Definition format.

Third advantage point, Direct-to-Home Satellite TV as provided by the DIRECTV Satellite TV gives the customers more TV Programs than programs provided by its terrestrial cable TV competitors.

The forth advantage point is when a customer is moving his/her home from one state to another state, then the same DIRECT TV Satellite TV operator is available in view of its large coverage area. There will be no need to change to another TV Operator as may be the case of a terrestrial Cable TV operator.

Information on the Direct-to-Home Satellite TV provided by DIRECTV Satellite TV is available for the following States:

Many customers had chosen the Direct TV Satellite TV operator as their Direct-to-Home Satellite TV provider for many years because of their proven good and reliable operation, quick and prompt response to any complain that they may have. Others may had tried different Home TV providers, but at the end they finally decided that their best choice is the Direct-to-Home Satellite TV as provided by the DIRECTV Satellite TV operator.

In addition, Direct TV Satellite TV operator offers a 5 months free for its Premier Package of 265+ Channels Free, including 31 Premium movie channels.